Kamis, 18 Maret 2021

MALAS BELAJAR? INI ADALAH PENYEBAB MENGAPA MAHASISWA MALAS UNTUK BELAJAR

Hi Sobat Dunia Kampus! Selamat datang di ruangnya edukasi. Bagaimana kabar kalian? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia selalu, ya! ✨🌻

Sumber: Pinterest

Sumber: Pinterest

Pada postingan pertama ini yang saya akan membahas mengenai penyebab mahasiswa malas untuk belajar. Hayoh ngaku siapa yang malas untuk belajar? Hihi pasti banyak banget nih yang merasa malas. Sebagai seorang pelajar tentunya saya pun pernah merasakan hal yang seperti Sobat Dunia Kampus seperti malas untuk membaca buku, mengambil buku pelajaran, dan lebih menyukai mempelajari hal lain atau melakukan kegiatan lain dibandingkan belajar Apalagi di kondisi pandemi seperti ini yang setiap harinya kita harus belajar secara online, tidak bisa duduk di meja dan kursi tercinta di kelas, dan tidak bisa bertemu dengan teman-teman di sekolah. Akan tetapi, kita tidak boleh terelena oleh rasa malas, mahasiwa diwajibkan untuk belajar dengan sungguh-sungguh untuk meraih gelar sarjana dan wisuda untuk membanggakan kedua orang tua. Jika rasa malas kalian dibiarkan begitu saja maka nilai akademik bisa menjadi turun dan akhirnya akan mengambat kalian untuk memperoleh gelar sarjana.

Penyebab Mahasiswa Malas Untuk Belajar
Kalian tau ga sih penyebab kalian malas untuk belajar? Berikut adalah beberapa penyebab mengapa mahasiswa mengalami malas untuk belajar:

Pertama, beban sekolah yang terlalu banyak

Sumber: Pinterest

Meskipun saat ini sistem pembelajaran dilakukan dirumah secara online. Akan tetapi hal ini tidak dapat dikatakan mudah. Setiap harinya mahasiswa perlu menjalani perkuliahan dengan 2 sampai 4 SKS, dimulai dari pagi hingga sore hari. Dalam proses pembelajaran secara online tentunya media yang dipakai, yaitu laptop, smartphone, PC/komputer, tablet dan alat elektronik lainnya.

Tugas yang diberikan oleh dosen pun menjadi semakin banyak, karena mahasiswa dapat menjawab atau menyelesaikan tugas dengan mudah dan cepat dengan bantuan teknologi dan internet. Bagi mahasiswa sendiri hal ini menjadi hal yang berat, karena mereka telah lelah menatap laptop atau smartphone nya selama berjam-jam, tugas rumah yang menumpuk dan ditambah dengan tugas sekolah yang banyak. Hal ini menyebabkan mahasiswa untuk tidak respect terhadap tugas sekolah yang dosen berikan. Mereka lebih memilih untuk beristirahat, dan main game online.

Kedua, circle pertemanan yang tidak sehat

Sumber: Provoke-online.com

Sebagai seorang mahasiswa tentunya perlu sekali dalam menjalani sebuah hubungan pertemanan yang baik karena hubungan yang baik ini akan bermanfaat bagi kamu ke depannya.  Jika kamu mempunyai circle yang pertemanan yang baik, maka mereka selalu mendukung apapun yang kamu lakukan, membantu kamu, selalu mendengar keluh kesah kamu, dan selalu memberikan semangat ketika kita sedang berada di tahap paling bawah atau lelah. Berbeda dengan kita mempunyai circle pertemanan yang tidak sehat. Secara tidak sadar kita akan terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif, seperti selalu mengajak untuk main game online padahal posisi kita sedang belajar dengan dosen via zoom ataupun metode pembelajaran lainnya, selain itu juga mereka akan menghasut kita untuk tidak perlu mengerjakan tugas dan melarang untuk belajar.

Ketiga, salah jurusan

Sumber: news.okezone.com

Ini adalah salah satu faktor yang paling banyak dipermasalahkan oleh mahasiswa, yaitu merasa bahwa dirinya salah jurusan. Mahasiswa yang salah jurusan umumnya hanya ikut-ikutan ketika temannya daftar pada suatu fakultas. Padahal dirinya tidak mengetahui dengan detail apa saja yang akan dipelajari, prospek ke depannya bagaimana pada fakultas atau prodi tersebut. Lalu setelah belajar beberapa minggu dirinya merasa bahwa kesulitan untuk mempelajari pelajaran pada mata kuliah di prodi tersebut. Hal ini pastinya membuat tidak nyaman sekali, dan membuat rasa malas itu muncul.

Keempat, kurang perhatian dari orang tua

Perhatian orang tua menjadi hal yang terpenting dalam proses pendidikan yang akan anak tempuh. Walapun seorang mahasiswa itu sudah bisa dikatakan dalam fase remaja menuju dewasa namun tetap memerlukan perhatian dari orang tuanya. Orang tua perlu memberikan perhatian dengan mengajak anak nya mengobrol santai mengenai apa saja tugas yang diberikan oleh guru hari ini? ataupun mengenai kendala-kendala yang dirasakan oleh seorang anak. Dengan adanya perhatian ini akan membuat anak merasa lebih disayangi dan menjadikan seorang anak untuk lebih bersemangat dalam belajar.

Kelima, terpapar gadget

Sumber: Pinterest

Dengan kemudahan teknologi ada kalanya memang dapat menyebabkan mahasiswa menjadi malas. Mahasiswa lebih tertarik menggunakan gadget mereka untuk scrolling sosial media, streaming film, dan bermain game online. Gadget memang penting di era pandemi seperti ini, karena segala informasi kita bisa dapat dari sana. Dengan adanya kecangihan teknologi yang ada sepatutnya sebagai mahasiswa perlu memilah milih waktu untuk bermain gadget dan waktu untuk belajar.

Keenam, terlalu banyak bergadang

Sumber: Pinterest

Dengan kamu terlalu sering bergadang dapat menyebabkan efek samping loh. Seperti, rasa capek, letih, kantuk pada pagi hari, tidak berkonsentrasi sehingga akan menyebabkan kamu lebih mudah marah. Dengan begitu, otomatis rasa malas untuk kuliah pun akan datang. Yang seharusnya ada jam perkuliahan pukul 08.00 WIB namun dengan keadaan kamu yang ngantuk karena bergadang akhirnya kamu lebih memilih untuk tidur dan tidak mengikuti perkuliahan.

Ketujuh, masalah remaja

Sumber: Pinterest

Di masa remaja tentunya sudah tidak asing lagi dengan masalah percintaan. Contoh masalah percintaan, yaitu putus cinta. Kamu yang sedang mengalami keadaan seperti ini akan merasa sakit hati dan murung serta malas. Eitsss, jangan murung dan malas terus ya! Karena ini akan menghambat proses perkuliahan kamu.

Kedelapan, merasa kecewa dengan nilai yang diperoleh

 Sumber: cdn.ahchealthnews.com

Terkadang, bagi mahasiswa yang telah berjuang keras agar mendapatkan nilai yang sempurna, namun ternyata hasil yang dia dapatkan tidak sesuai ekspetasinya maka akan membuat dia merasa kecewa, sehingga timbul rasa kesal dan putus asa.

Nah Sobat Dunia Kampus itu adalah beberapa penyebab mengapa mahasiswa mengalami rasa malas untuk belajar. Kira-kira diantara penyebab rasa malas diatas ada yang sesuai dengan diri kamu tidak? Atau bahkan ada penyebab lain? Jika ada penyebab lain yang kalian alami silahkan berbagi cerita dengan komen di kolom komentar di bawah ini! 

33 komentar:

  1. wadaw mantap sekali

    BalasHapus
  2. Masalah ke 7 bener banget wkwk. Apalagi kalo bucin

    BalasHapus
  3. Baguss, Informatif banget nihh. kalo ada tugas langsung dicicil aja ya guys :)

    BalasHapus
  4. Makasih infonya, artikelnya keren banget❤

    BalasHapus
  5. Manteppp, artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  6. Poin poin yang harus dihindarin niii
    Semangat untuk aku, kamu dan kita semua yang baca inii❤️

    BalasHapus
  7. Betul sekali informasi yg disampaikan, smoga kita trus semangat!!

    BalasHapus

PENGARUH DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN DI ERA PANDEMI

Hi, Sobat Dunia Kampus ! Selamat datang di ruangnya edukasi, Bagaimana kabar kalian? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia selalu, ya! 🌻✨ ...