Sumber: Pinterest
Pada postingan pertama ini yang saya akan membahas mengenai penyebab mahasiswa malas untuk belajar. Hayoh ngaku siapa yang malas untuk belajar? Hihi pasti banyak banget nih
yang merasa malas. Sebagai seorang pelajar tentunya saya pun pernah merasakan
hal yang seperti Sobat Dunia Kampus seperti malas untuk membaca buku, mengambil
buku pelajaran, dan lebih menyukai mempelajari hal lain atau melakukan kegiatan
lain dibandingkan belajar Apalagi di kondisi pandemi seperti ini yang setiap harinya
kita harus belajar secara online, tidak bisa duduk di meja dan kursi tercinta
di kelas, dan tidak bisa bertemu dengan teman-teman di sekolah. Akan tetapi,
kita tidak boleh terelena oleh rasa malas, mahasiwa diwajibkan untuk belajar
dengan sungguh-sungguh untuk meraih gelar sarjana dan wisuda untuk membanggakan
kedua orang tua. Jika rasa malas kalian dibiarkan begitu saja maka nilai
akademik bisa menjadi turun dan akhirnya akan mengambat kalian untuk memperoleh
gelar sarjana.
Penyebab Mahasiswa Malas Untuk Belajar
Kalian tau ga sih penyebab kalian malas untuk belajar?
Berikut adalah beberapa penyebab mengapa mahasiswa mengalami malas untuk
belajar:
Pertama, beban sekolah yang terlalu banyak
Meskipun saat ini sistem pembelajaran dilakukan dirumah
secara online. Akan tetapi hal ini tidak dapat dikatakan mudah. Setiap harinya
mahasiswa perlu menjalani perkuliahan dengan 2 sampai 4 SKS, dimulai dari pagi
hingga sore hari. Dalam proses pembelajaran secara online tentunya media yang
dipakai, yaitu laptop, smartphone, PC/komputer, tablet dan alat
elektronik lainnya.
Tugas yang diberikan oleh dosen pun menjadi semakin
banyak, karena mahasiswa dapat menjawab atau menyelesaikan tugas dengan mudah
dan cepat dengan bantuan teknologi dan internet. Bagi mahasiswa sendiri hal ini
menjadi hal yang berat, karena mereka telah lelah menatap laptop atau smartphone
nya selama berjam-jam, tugas rumah yang menumpuk dan ditambah dengan tugas
sekolah yang banyak. Hal ini menyebabkan mahasiswa untuk tidak respect
terhadap tugas sekolah yang dosen berikan. Mereka lebih memilih untuk
beristirahat, dan main game online.
Kedua, circle pertemanan yang tidak sehat
Sebagai seorang mahasiswa tentunya perlu sekali dalam
menjalani sebuah hubungan pertemanan yang baik karena hubungan yang baik ini
akan bermanfaat bagi kamu ke depannya.
Jika kamu mempunyai circle yang pertemanan yang baik, maka mereka selalu
mendukung apapun yang kamu lakukan, membantu kamu, selalu mendengar keluh kesah
kamu, dan selalu memberikan semangat ketika kita sedang berada di tahap paling
bawah atau lelah. Berbeda dengan kita mempunyai circle pertemanan yang tidak
sehat. Secara tidak sadar kita akan terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif,
seperti selalu mengajak untuk main game online padahal posisi kita sedang
belajar dengan dosen via zoom ataupun metode pembelajaran lainnya, selain itu
juga mereka akan menghasut kita untuk tidak perlu mengerjakan tugas dan
melarang untuk belajar.
Ketiga, salah jurusan
Ini adalah salah satu faktor yang paling banyak dipermasalahkan oleh mahasiswa, yaitu merasa bahwa dirinya salah jurusan. Mahasiswa yang salah jurusan umumnya hanya ikut-ikutan ketika temannya daftar pada suatu fakultas. Padahal dirinya tidak mengetahui dengan detail apa saja yang akan dipelajari, prospek ke depannya bagaimana pada fakultas atau prodi tersebut. Lalu setelah belajar beberapa minggu dirinya merasa bahwa kesulitan untuk mempelajari pelajaran pada mata kuliah di prodi tersebut. Hal ini pastinya membuat tidak nyaman sekali, dan membuat rasa malas itu muncul.
Keempat, kurang perhatian dari orang tua
Perhatian orang tua menjadi hal yang terpenting dalam proses pendidikan yang akan anak tempuh. Walapun seorang mahasiswa itu sudah bisa dikatakan dalam fase remaja menuju dewasa namun tetap memerlukan perhatian dari orang tuanya. Orang tua perlu memberikan perhatian dengan mengajak anak nya mengobrol santai mengenai apa saja tugas yang diberikan oleh guru hari ini? ataupun mengenai kendala-kendala yang dirasakan oleh seorang anak. Dengan adanya perhatian ini akan membuat anak merasa lebih disayangi dan menjadikan seorang anak untuk lebih bersemangat dalam belajar.
Kelima, terpapar gadget
Dengan kemudahan teknologi ada kalanya memang dapat menyebabkan mahasiswa menjadi malas. Mahasiswa lebih tertarik menggunakan gadget mereka untuk scrolling sosial media, streaming film, dan bermain game online. Gadget memang penting di era pandemi seperti ini, karena segala informasi kita bisa dapat dari sana. Dengan adanya kecangihan teknologi yang ada sepatutnya sebagai mahasiswa perlu memilah milih waktu untuk bermain gadget dan waktu untuk belajar.
Keenam, terlalu banyak bergadang
Dengan kamu terlalu sering bergadang dapat menyebabkan
efek samping loh. Seperti, rasa capek, letih, kantuk pada pagi hari, tidak
berkonsentrasi sehingga akan menyebabkan kamu lebih mudah marah. Dengan begitu,
otomatis rasa malas untuk kuliah pun akan datang. Yang seharusnya ada jam
perkuliahan pukul 08.00 WIB namun dengan keadaan kamu yang ngantuk karena
bergadang akhirnya kamu lebih memilih untuk tidur dan tidak mengikuti perkuliahan.
Ketujuh, masalah remaja
Di masa remaja tentunya sudah tidak asing lagi dengan masalah percintaan. Contoh masalah percintaan, yaitu putus cinta. Kamu yang sedang mengalami keadaan seperti ini akan merasa sakit hati dan murung serta malas. Eitsss, jangan murung dan malas terus ya! Karena ini akan menghambat proses perkuliahan kamu.
Kedelapan, merasa kecewa dengan nilai yang diperoleh
Terkadang, bagi mahasiswa yang telah berjuang keras agar mendapatkan nilai yang sempurna, namun ternyata hasil yang dia dapatkan tidak sesuai ekspetasinya maka akan membuat dia merasa kecewa, sehingga timbul rasa kesal dan putus asa.
Nah Sobat Dunia Kampus itu adalah beberapa penyebab mengapa mahasiswa mengalami rasa malas untuk belajar. Kira-kira diantara penyebab rasa malas diatas ada yang sesuai dengan diri kamu tidak? Atau bahkan ada penyebab lain? Jika ada penyebab lain yang kalian alami silahkan berbagi cerita dengan komen di kolom komentar di bawah ini!








Thankyou
BalasHapusWahhh bermanfaat , saya jadi paham
BalasHapusWahh thankyou ya
Hapuskerennnnnnnnnnnnnn
BalasHapusTerima Kasih
HapusKalo km harus rajin belajarnya
BalasHapusTerima Kasih🙏🏼✨
Hapuswadaw mantap sekali
BalasHapusTerima Kasih🙏🏼✨
Hapuswaaa informatif bangetttt niiii
BalasHapusTerima Kasih🙏🏼✨
HapusMasalah ke 7 bener banget wkwk. Apalagi kalo bucin
BalasHapusYuk kita ubah rasa malas kita!😉
HapusKERENNNNN!!!!
BalasHapusTerima Kasih✨🙏🏼
HapusBaguss, Informatif banget nihh. kalo ada tugas langsung dicicil aja ya guys :)
BalasHapusBetul banget
Hapusbermanfaat sekali nii
BalasHapusMantap, informatif dan bermanfaat!!
BalasHapusMakasih infonya, artikelnya keren banget❤
BalasHapusMantaap informatif bangeet
BalasHapusBermanfaat banget
BalasHapusTerima kasih🙏🏼
HapusMantap sekali
BalasHapusTerima kasih🙏🏼
Hapuskereeen! sangat bermanfaat
BalasHapusTerima Kasih🙏🏼✨
HapusManteppp, artikelnya sangat bermanfaat
BalasHapusTerima Kasih🙏🏼✨
HapusKeren artikelnyaa
BalasHapusTerima Kasih🙏🏼✨
HapusPoin poin yang harus dihindarin niii
BalasHapusSemangat untuk aku, kamu dan kita semua yang baca inii❤️
Betul sekali informasi yg disampaikan, smoga kita trus semangat!!
BalasHapus