Kamis, 18 Maret 2021

KEIKUTSERTAAN GENERASI Z DALAM BEWIRAUSAHA SECARA DIGITAL

Hi, Sobat Dunia Kampus! Selamat datang di ruangnya edukasi. Bagaimana kabar kalian? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia selalu, ya!✨🌻

Sumber: Pinterest 

Di era teknologi 4.0 saat ini teknologi semakin berkembang, sehingga membuat potensi pengembangan usaha baru meningkat dikarenakan adanya peluang digitalisasi untuk mengubah konsep bisnis yang pada awalnya dilakukan secara offline menjadi online. Kewirausahaan adalah hal yang sangat penting bagi perekonomian suatu negara, karena banyak negara maju yang perekenomiannya bergantung kepada sektor kewirausahaan. Dengan adanya kemajuan teknologi, kewirausahaan digital pun muncul. Kewirausahaan digital berasal dari kata teknopreneur yang mempunyai makna ‘wirausaha digital’ serta gabungan antara ‘teknologi’ dan entrepreneur. Wirausaha digital adalah usaha digital yang sistem penjualan produk atau jasa melalui jejaring elektronik. Wirausaha digital juga telah menarik minat untuk membuka usaha bagi generasi Z atau Gen Z. Generasi Z atau Gen Z disebut sebagai generasi yang lahir setelah generasi Y. Kumpulan orang yang dapat dikatakan sebagai generasi Z adalah orang yang lahir pada tahun 1995-2010. Umumnya generasi Z selalu terhubung dengan dunia maya dan dapat melakukan segala sesuatu dengan kecanggihan teknologi yang ada.


Sumber: Pinterest

Wirausaha digital sangat diperlukan sekali untuk era revolusi 4.0 ini terutama bagi anak generasi Z yang ingin mengubah kebiasaan mereka yang pada awalnya hanya melakukan kegiatan scrolling sosial media tanpa mendapatkan benefit secara financial. Menurut saya, anak generasi Z mempunyai kemampuan dalam membaca peluang di era serba digital ini. Selain itu, mereka mampu mengembangkan ide dan inovasi untuk membuat bisnis baru yang tentunya usaha tersebut masih jarang bahkan tidak ada orang lain yang membuat usaha tersebut. Saat ini generasi Z banyak yang sudah memulai usahanya baik dibidang fashion, kerajinan tangan, ataupun jasa. Selain itu, dengan melakukan wirausaha digital maka tingkat pengangguran secara nasional akan menjadi berkurang. Sehingga menurunnya tingkat pengganguran dapat berdampak positif terhadap kenaikan pendapatan perkapita, daya beli masyarakat, tumbuhnya perekonomian secara nasional. Selain penting bagi anak generasi Z, wirausaha digital ini pun penting bagi para pelaku usaha yang sudah lama menggarungi bisnisnya. Karena, dengan adanya kemudahan teknologi, para pelaku usaha lama menjadi mengubah sistem penjualan produk mereka yang pada awalnya dilakukan secara offline dengan mendistribusikan langsung kepada distributor ataupun penjualan melaui outlet. Selain dalam sistem pemasaran, digitalisasi ini sangat memudahkan pelaku usaha dalam pelaporan transaksi penjualan. Kegiatan transaksi dapat lebih mudah untuk dilihat dan dikontrol.


Sumber: Pinterest

Tentunya kewirausahan digital juga mempunyai peluang, yaitu:

Pertama, sistem pemasaran yang lebih mudah dan mendapatkan feedback yang baik untuk produk yang pasarkan.

Kedua, meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia. Berdasarkan hasil survei PUSKAKOM UI menunjukkan bahwa 85% dari jumlah pengguna internet di Indonesia menggunakan smartphone, laptop dan PC/Komputer saat mengakses dunia maya. Dan kebanyakan orang mengakses internet dilakukan dari rumah dan rata-rata waktu penggunaannya 1 (satu) hingga 3 (tiga) jam per harinya. Adapun alasan pengguna smartphone dalam menggunakan internet, yaitu untuk menggunakan sosial media, searching/browsing, instant messaging, dan tentunya untuk melakukan transaksi jual beli.

Ketiga, yaitu Zero-Surverilance. Bisnis saat ini dapat dilakukan dan dikontrol dari jarak yang cukup jauh menggunakan website, email dan fitung chatting. Pegawai pada perusahaan lebih leluasa dalam mengembangkan bisnis di era digital. Pegawai pada perusahaan lebih leluasa dalam mengembangkan kreativitas dan berperan penting tidak hanya dikuasai oleh pemimpin namun semua unit karyawan sehingga kinerja perusahaan dapat lebih produktif. 

Keempat, yaitu bagi generasi Z perkembangan perkembangan teknologi ini menjadi sebuah peluang yang besar, ditambah dengan maraknya e-commerce sebagai wadah dalam melakukan penjualan secara online. Pelaku usaha generasi Z dengan mudah memasarkan produknya ke dalam sebuah e-commerce, seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Zalora dan lainnya. Sistem pembayaran serta pengiriman produk yang telah di order konsumen pun sangat mudah. Selain itu, fitur-fitur yang terdapat dalam sebuah e-commerce membuat konsumen merasa nyaman dan senang berbelanja secara online.

Sumber: Pinterest

Selain adanya peluang, wirausaha digital juga mempunyai beberapa tantangan, yaitu:

Pertamabanyaknya para pelaku usaha yang lebih kreatif dan inovatif dalam membuat suatu produk. Oleh karena itu, para pelaku usaha perlu terus belajar dan berpikir out of the box dalam mengembangkan usahanya. 

Kedua, strategi yang salah. Ada perusahaan atau pelaku usaha yang menerapkan strategi untuk jangka pendek saja sehingga, mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk jangka menengah dan jangka panjang.

Ketiga, tidak mempunyai tenaga profesional di bidangnya. Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang teknologi membuat perusahaan atau pelaku usaha tidak bisa mencapai target yang diinginkan sehingga, hal ini dapat menyulitkan langkah perusahaan untuk menjangkau konsumen. 

Keempat, generasi Z tidak menyukai hal-hal yang tidak instan. Hal ini dapat menjadi tantangan bagi mereka. Karena walaupun saat ini segala sesuatu itu dapat dilakukan menggunakan teknologi, namun dalam membangun sebuah usaha tentunya diperlukan perjuangan yang berat dan tidak dapat dilakukan secara instan. Contohnya, yaitu mendapatkan kepercayaan pelanggan. Dalam hal ini, untuk mendapatkan sebuah kepercayaan pelanggan tidak dapat dilakukan secara sekali atau dua kali saja. Akan tetapi, perlu dilakukan terus-menerus dengan meyakinkan pelanggan mengenai kualitas dan fungsi dari produk yang kita jual.

Sumber: Pinterest 

    Untuk dapat bersaing dalam di dunia maya yang saling menguntungkan maka pelaku usaha dari kalangan generasi Z atau generasi yang lainnya perlu menguasai dan memahami karakteristik dan kompetensi dalam berwirausaha di era digital. Terdapat beberapa karakteristik serta kompetensi yang perlu dikuasai, yaitu:

Pertama, mempunyai keterampilan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan kompetensi yang terpenting bagi seorang wirausaha. Dengan mempunyai keterampilan komunikasi yang baik maka akan mempermudahkan kita dalam melakukan promosi kepada investor ataupun kepada pelanggan.

Kedua, yaitu finansial. Menjadi seorang wirausaha memerlukan keahlian dalam membuat atau mengendalikan arus kas. Karena dengan mempunyai keahlian ini maka arus kas perusahaan atau bisnis yang kita miliki menjadi lebih baik dalam bidang keuangannya. Terlebih dengan perkembangan teknologi saat ini pengendalian arus kas dapat lebih mudah dilakukan karena terdapat beberapa software atau aplikasi yang dapat dipakai untuk mengelola kas hasil penjualan. 

Ketiga, yaitu mempunyai perencanaan yang baik. Those who fail to plan, plan to fail. Seorang pelaku usaha yang sukses adalah orang yang memiliki tujuan dan menganalisa rencana yang jelas unuk menggapainya. Pelaku usaha perlu mempelajari pasar, persaingan dan mekanismenya, serta mampu bersedia menggalami risiko yang mungkin akan di hadapi.

Keempat, yaitu mempunyai merek. Setiap melakukan bisnis tentunya sebuah merek atau brand itu adalah hal yang penting. Karena sebuah merek dapat mencerminkan citra bisnis kita. Dalam pembuatan suatu merek tentunya perlu dipikirkan secara matang, dan nama merek tersebut perlu mudah di ingat oleh konsumen serta mempunyai makna atau filosofi di dalam nya. 

Kelima, yaitu pemasaran. Seorang wirausaha memerlukan strategi pemasaran untuk memasarkan produknya. Jika kita memiliki sebuah produk yang memang mempunyai kualitas yang tinggi dan mempunyai kebermanfaatan yang baik akan tetapi strategi dalam memasarkan produk kurang, maka produk yang kita miliki tidak akan terkenal atau diketahui oleh khalayak luas. Di era revolusi teknologi 4.0 ini tentunya untuk memasarkan sebuah produk menjadi lebih mudah dan efektif. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan seorang wirausaha dalam memasarkan produknya dengan memanfaatkan teknologi, yaitu dengan cara memanfaatkan media sosial, seperti Facebook, WhatsApp Instagram, Tiktok dan media sosial lainnya. Kemudian dapat menggunakan Search Engine Marketing. Search Engine Marketing (SEM) adalah bentuk pemasaran di internet untuk meningkatkan visibilitas website di halaman hasil mesin pencari melalui kegiatan promosi website. Strategi ini cukup efektif dikarenakan kini mesin pencarian banyak diakses oleh masyarakat, baik untuk mencari sebuah informasi produk atau jasa beserta ulasannya. Dengan menggunakan strategi SEM, dapat meningkatkan calon konsumen mengunjungi website bisnis ketika mereka mencari informasi. 

Keenam, Content marketing adalah sebuah proses pemasaran dengan membuat dan menyalurkan konten yang relevan untuk menarik, memperoleh dan melibatkan target konsumen. Konten-konten yang dibuat berupa foto, video, artikel, audio dan hal lainnya yang menarik dan bernilai. 

Ketujuh, networking. Seorang pelaku usaha tentunya perlu mempunyai keahlian networking ini. Karena, dengan menjalin hubungan bisnis yang baik dengan pelaku usaha yang lain dapat menambah wawasan yang baru bagi kita. Di setiap pertemuan atau obrolan santai mengenai bisnis tentunya akan muncul ilmu baru yang akan kita terima. Selain itu, membangun networking yang baik juga dapat membuka peluang kerja sama antar bisnis. Sehingga kita bisa membuat sebuah kolaborasi dengan bisnis milik salah satu teman dan dapat memproduksi inovasi yang baru. 

Kedelapan, yaitu mampu membuat desain yang baik. Untuk membangun suatu bisnis yang sukses tentunya sebuah desain tidak boleh diabaikan begitu saja. Banyak wirausaha yang sering mengabaikan desain produk ini karena dianggap hal sepele, akan tetapi ternyata hal ini merupakan hal penting bagi seorang wirausaha dalam memasarkan produk nya. Dengan desain yang baik maka kepuasan konsumen terhadap produk yang kita miliki pun menjadi tinggi, dan ini akan membuat citra usaha yang kita bangun menjadi lebih baik dan sukses. Dengan bantuan teknologi, banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat desain yang menarik dan tetap profesional. Seperti, Canva, PicMonkey, PicsArt, Adobe Photoshop Lightroom CC, dan Adobe Premiere Pro.

Kesembilan, yaitu mampu dan menerima risiko yang akan terjadi. Bagi pelaku usaha terutama generasi Z yang memulai untuk berwirausaha secara digital tentunya akan menghadapi segala proses. Dalam menjadi proses menuju kesuksesan pasti terdapat beberapa risiko yang perlu dihadapi. Oleh karena itu, sebagai pelaku usaha perlu mempunyai karakteristik dan kompetensi dalam menerima dan mampu menghadapi risiko yang ada. Dengan adanya risiko maka pelaku usaha akan mendapatkan pengalaman untuk menjadi pengusaha yang sukses dan lebih baik lagi.

Kesepuluhyaitu berkomiten tinggi. Dengan memiliki komitmen yang tinggi serta memegang teguh prinsip, usaha akan berkembang dan mencapai kesuksesan.

Dengan keikutsertaan generasi Z di dalam kewirausahaan digital akan membuat generasi lainnya untuk ikut serta dalam meningkatkan kewirausahaan digital. Mereka yang berada pada generasi lain merasa bahwa ternyata dengan melakukan wirausaha digital dapat memberikan benefit yang baik bagi finansialnya. Dan juga pastinya dengan belajar untuk berwirausaha secara digital akan meningkatkan kemampuan dalam bidang teknologi dan informasi.

 

Referensi:

 

Davidson, E. and Vaast, E. (2010), “Digital entrepreneurship and its sociomaterial enactment”, Proceedings of the 43rd Hawaii International Conference on System Sciences, pp. 110.

Business Insider. (2019). Generation Z: Latest Characteristics, Research, and Facts. Diakses pada tanggal 16 Maret 2021. Dari https://www.businessinsider.com/generation-z?IR=T

Powers, A. (2018). Why Gen-Z Talent Is More Likely To Pursue Entrepreneurship. Diakses pada tanggal 17 Maret 2021. Dari https://www.forbes.com/sites/annapowers/2018/07/31/why-gen-z-talent-ismore-likely-to-pursue-entrepreneurship/#69492b667822

Entrepreneur, jurnal. Kenali Peluang dan Tantangan Bisnis Di Era Digital Saat Ini. Diakses pada tanggal 17 Maret 2021. Dari https://www.jurnal.id/id/blog/kenali-peluang-dan-tantangan-bisnis-di-era-digital/

Angraini, Rika. (2019). Skill Yang Harus Dimiliki Pebisnis Di Era Digital Untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnisnya. Diakses pada tanggal 17 Maret 2021. Dari https://solusiaccurate.com/skill-yang-harus-dimiliki-pebisnis-di-era-digital-untuk-meningkatkan-daya-saing-bisnisnya/

Design, Yoga. (2015). Menelusuri peluang bisnis di era digital. Diakses pada tanggal 17 Maret 2021. Dari https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://dosen.yai.ac.id/v5/dokumen/materi/050056/MF445_11_095710.pdf&ved=2ahUKEwionrOCsbnvAhWDT30KHSb6At4QFjABegQIAxAC&usg=AOvVaw1DrDy5mvGcqJtKVypMv63w

 

42 komentar:

  1. Tetap semangat posting artikel menarik lainnya!

    BalasHapus
  2. ww terimakasih bermanfaat bangeddd infonya

    BalasHapus
  3. terima kasih, informasinya bermanfaar

    BalasHapus
  4. Bener-bener ruang edukasi sih ini. Manteup

    BalasHapus
  5. baguss, bermanafaat banget infonya

    BalasHapus
  6. Sekar Ayu Pertiwi21 Maret 2021 pukul 02.45

    Penjelasannya sangat menarik:)

    BalasHapus
  7. Kereen bermanfaat banget nih infonya

    BalasHapus
  8. bermanfaat sekali infonyaa, makasiii

    BalasHapus
  9. Makasii infonya bermanfaat banget

    BalasHapus
  10. Mantepp, artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  11. Keren banget artikelnya.. Bermanfaat sekali

    BalasHapus
  12. Keren nihhh pembahasaannyaaa

    BalasHapus

PENGARUH DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN DI ERA PANDEMI

Hi, Sobat Dunia Kampus ! Selamat datang di ruangnya edukasi, Bagaimana kabar kalian? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia selalu, ya! 🌻✨ ...